Tampilkan postingan dengan label Dominos for iOS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dominos for iOS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juni 2015

Help and Documentation - Dominos for iOS

Posted by : Putri Indo Pertiwi | 10.17 pm


Pada postingan ini saya akan membahas analisa prinsip ke 5 dari 10 prinsip HE menurut Jakob Nielsen yang yang belum sepenuhnya diimplementasikan oleh aplikasi order online Dominos (Domino's Pizza Indonesia) berbasis iOS.

Pada prinsip Help and Documentation, aplikasi diharapkan menyediakan fitur Help dan Documentation yang akan menjelaskan setiap langkah langkah yang dilalui pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut serta segala penjelasan maksud dari tiap-tiap proses.

Dan beberapa masalah yang menurut saya masih bertentangan dengan prinsip tersebut adalah :

1. No Help, No Guidance.



Tidak terdapat halaman Help dan Guidance. Hanya terdapat Terms of Use yang isinya full text penjelasan tentang aturan penggunaan saja. Sangat disayangkan, padahal ada banyak proses yang alurnya masih belum jelas.

Rekomendasi perbaikan : Sebaiknya halaman Help dan Guidance ada agar pengguna mampu mengerti bagaimana mengatasi setiap permasalahan yang mungkin saja terjadi disaat menjalankan aplikasi. Seperti yang dilakukan aplikasi Instagram seperti berikut :


atau Guidance untuk pengguna yang disediakan oleh path seperti berikut :




Severity Rating : 3 = Major Usability Problem (penting untuk diperbaiki sehingga diberikan prioritas tinggi di dalam perbaikannya).

-----------------------------------------------------------------------------------------

2. Privacy Policy dan Term of Use emang sama?


Dua layar screenshot diatas adalah dua hal yang berbeda. Yang disebelah kiri adalah Privacy Policy yang sebenarnya sementara yang disebelah kanan adalah Term of Use. Tapi, menu title nya kenapa sama-sama Privacy Policy?

Rekomendasi perbaikan : Ubah menu title seusai dengan nama menu yang tertera diawal pengguna memilih menu tersebut.

Severity Rating : 1 = Cosmetic Problem Only.


Sumber :
Instagram for Android
Path for Android
Dominos for iOS



Aesthetic and Minimalist Design - Dominos for iOS

Posted by : Putri Indo Pertiwi | 8.57 pm


Setelah menganalisa 3 prinsip Heuristic Evaluation atau HE oleh Jakob Nielsen yang belum sepenuhnya diimplementasikan oleh aplikasi order online Dominos (Domino's Pizza Indonesia) berbasis iOS, di postingan ini saya akan melanjutkan prinsip ke -4 yaitu Aesthetic and Minimalist Design.

Di prinsip ini, aplikasi diharapkan memiliki tampilan yang tidak rumit dan nyaman dilihat oleh mata manusia. Penggunaan warna, penempatan menu, text, button dan segala atribut terkait sangat mempengaruhi penilaian dari prinsip ini. Dari hasil analisa saya, untuk warna dan text, aplikasi ini sudah cukup baik dan konsisten. Namun, ada beberapa masalah tampilan dan penempatan yang saya rasa masih belum sempurna, yaitu :

1. Penempatan navigation bar yang memicu keambiguan.


Pada halaman Home, aplikasi menyediakan navigation bar yang berisi Promotions, Value Deals, Pizza, dan navigation lainnya. Masing-masing navigation tersebut dapat di swipe ke kanan atau ke kiri. Di screenshot layar awal, tampilan navigation Promotions berisi beberapa gambar berbentuk poster promosi Domino's Pizza Indonesia pada saat ini. Masalahnya adalah, pada saat saya mencoba swipe layar ke kiri, lalu muncul navigation Value Deal, tampilan dibawah navigation tetap berada di Promotions. Padalah sebenarnya, navigation Value Deal tersebut harus di tekan terlebih dahulu lalu muncullah isi Value Deals yang sebenarnya jauh berbeda dengan isi dari navigation Promotions. Tetapi dengan adanya swipe ke kanan atau ke kiri, tanpa memikirkan navigation tersebut adalah button yang dapat ditekan, tentu mindset pengguna adalah, isi dari navigation juga akan ikut berubah jika navigation diatasnya berubah.

Rekomendasi perbaikan : Jika memang desain nya memungkinkan pengguna untuk swipe layar ke kanan atau ke kiri, seharusnya isi dari masing masing navigation juga harus mengikuti posisi navigation pada saat itu dan nama navigation tidak perlu ditampilkan dengan menggunakan button. Atau lebih efektif lagi jika navigation ditampilkan disamping kiri dalam bentuk list navigation yang disertai icon untuk mencirikan masing masing navigation.

Severity Rating : 3 = Major Usability Problem (penting untuk diperbaiki sehingga harus diberikan prioritas tinggi dalam perbaikannya)

-----------------------------------------------------------------------------------------

2. Menu Cart dibawah ?


Di aplikasi Dominos, setelah memilih menu yang akan saya pesan, saya harus mengecek daftar pesanan saya di cart untuk mengetahui berapa menu yang telah saya pesan dan berapa total uang yang harus saya bayar. Namun, jika dibandingkan dengan tampilan salah satu online shop yang sering saya kunjungi, jelas saya lebih prefer tampilan adanya cart di kanan atas halaman beserta jumlah item yang telah saya pilih dan total uang yang harus saya bayar. Jadi saya tidak perlu repot-repot ke halaman cart terlebih dahulu lalu melanjutkan memilih pesanan saya lagi di halaman lain.

Rekomendasi perbaikan : Sebaiknya Cart tidak perlu dimasukkan sebagai salah satu menu di menu bar. Cukup dengan meletakkan suatu icon seperti keranjang dikanan halaman beserta jumlah item yang sudah saya pilih dan total uang yang harus saya bayar untuk pilihan item tersebut.

Severity Rating : 2 = Minor Usability Problem (diperbaiki dan diberikan prioritas rendah dalam perbaikannya)


Sumber :
Dominos for iOS


Visibility of System Status - Dominos for iOS

Posted by : Putri Indo Pertiwi | 7.32 pm


Halo, selamat malam !
Di dua postingan saya sebelumnya, telah saya jelaskan beberapa analisa saya mengenai prinsip Heuristic Evalution atau HE menurut Jakob Nielsen yang belum sepenuhnya diimplementasikan oleh aplikasi order online Dominos (Domino's Pizza Indonesia) yang versi 1.0 -nya telah dirilis untuk iOS sejak 2014 lalu.

Nah, di prinsip Visibility of System Status, aplikasi diharapkan mampu menginformasikan dengan jelas setiap status sistem yang sedang dijalankan aplikasi. Harapannya, agar pengguna tau, sukses atau tidak sukses nya setiap proses yang dilalui pengguna pada saat menjalankan aplikasi. Namun, dibeberapa kali saya mencoba aplikasi tersebut, saya menemukan beberapa masalah yang bertentangan dengan prinsip ini, yaitu :

1. Pizza tracker hanya bisa dijalankan one time.


Aplikasi ini sebenarnya cukup inovatif dalam mengadakan fitur pizza tracker dalam proses order nya. Tujuannya, jelas agar pengguna tau pesanannya dalam status apa. Ada 5 tahapan yang harus dilalui pesanan yang telah dipilih sebelumnya sampai pada akhirnya pesanan tersebut sampai di rumah pengguna. Namun, ada yang aneh disini. Pada screenshot layar pertama, yaitu pada pukul 21.48 WIB, pesanan saya sudah berhasil masuk ke halaman Pizza Tracker. Kemudian pada hasil screenshot layar kedua, pukul 21.50 WIB, status pesanan saya sudah ke tahapan ke 3 yaitu "READY FOR DELIVERY". Tetapi, disaat saya exit dari aplikasi dan masuk kembali ke aplikasi pada pukul 22.09 WIB, pesanan saya yang sebelumnya telah masuk ke tahapan ke 3 dalam tracker malah terlihat belum masuk ke tahapan apapun di dalam tracker. Tentu hal ini membingungkan saya, karena sebelumnya dengan jelas saya memperhatikan pergerakan status tracker dari tahapan 1 ke tahapan 2 sampai masuk ke tahapan 3.

Rekomendasi perbaikan : Seharusnya developer harus lebih memperhatikan setiap proses yang berhubungan dengan transaksi pemesanan di aplikasi ini. Tidak selamanya pengguna aplikasi hanya melotot pada satu halaman saja. Pasti ada kemungkinan disaat pengguna membuka halaman pizza tracker, ada sms atau ada telepon yang masuk sehingga mau tidak mau pengguna harus meninggalkan halaman tersebut terlebih dahulu.

Severity Rating : 3 = Major Usability Problem (penting untuk diperbaiki, sehingga harus diberikan prioritas tinggi dalam perbaikan).

-----------------------------------------------------------------------------------------

2. Kurang lebih 30 menit dalam proses menunggu.


Awalnya saya mencoba mengganti Regions yang terdapat di menu bar. Setelah aplikasi memunculkan kotak dialog konfirmasi mengenai apakah saya yakin untuk mengganti region, lalu saya pilih OK, sistem langsung memunculkan sign buffering. Tetapi sign tersebut muncul sangat lama tanpa ada kepastian apa yang seharusnya pengguna lakukan agar buffering tersebut berakhir. Bahkan untuk menutup halaman tersebut (dengan memilih button Close yang terdapat di header) pun tidak menghasilkan efek apa-apa.

Rekomendasi perbaikan : Seharusnya sistem menyediakan case tampilkan kotak dialog untuk problem solving bagi pengguna di dalam logika program, agar pada saat proses yang sedang buffering lebih dari 3 menit pengguna tau apa yang seharusnya dilakukan, leave page dan stop process atau wait until the process done.

Severity Rating : 4 = Usability Catastrophe (seharusnya diperbaiki terlebih dahulu sebelum aplikasi dirilis).


Sumber :
http://www.nngroup.com/articles/ten-usability-heuristics/
http://www.nngroup.com/articles/how-to-rate-the-severity-of-usability-problems/
Dominos for iOS