Tampilkan postingan dengan label Pizza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pizza. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juni 2015

Visibility of System Status - Dominos for iOS

Posted by : Putri Indo Pertiwi | 7.32 pm


Halo, selamat malam !
Di dua postingan saya sebelumnya, telah saya jelaskan beberapa analisa saya mengenai prinsip Heuristic Evalution atau HE menurut Jakob Nielsen yang belum sepenuhnya diimplementasikan oleh aplikasi order online Dominos (Domino's Pizza Indonesia) yang versi 1.0 -nya telah dirilis untuk iOS sejak 2014 lalu.

Nah, di prinsip Visibility of System Status, aplikasi diharapkan mampu menginformasikan dengan jelas setiap status sistem yang sedang dijalankan aplikasi. Harapannya, agar pengguna tau, sukses atau tidak sukses nya setiap proses yang dilalui pengguna pada saat menjalankan aplikasi. Namun, dibeberapa kali saya mencoba aplikasi tersebut, saya menemukan beberapa masalah yang bertentangan dengan prinsip ini, yaitu :

1. Pizza tracker hanya bisa dijalankan one time.


Aplikasi ini sebenarnya cukup inovatif dalam mengadakan fitur pizza tracker dalam proses order nya. Tujuannya, jelas agar pengguna tau pesanannya dalam status apa. Ada 5 tahapan yang harus dilalui pesanan yang telah dipilih sebelumnya sampai pada akhirnya pesanan tersebut sampai di rumah pengguna. Namun, ada yang aneh disini. Pada screenshot layar pertama, yaitu pada pukul 21.48 WIB, pesanan saya sudah berhasil masuk ke halaman Pizza Tracker. Kemudian pada hasil screenshot layar kedua, pukul 21.50 WIB, status pesanan saya sudah ke tahapan ke 3 yaitu "READY FOR DELIVERY". Tetapi, disaat saya exit dari aplikasi dan masuk kembali ke aplikasi pada pukul 22.09 WIB, pesanan saya yang sebelumnya telah masuk ke tahapan ke 3 dalam tracker malah terlihat belum masuk ke tahapan apapun di dalam tracker. Tentu hal ini membingungkan saya, karena sebelumnya dengan jelas saya memperhatikan pergerakan status tracker dari tahapan 1 ke tahapan 2 sampai masuk ke tahapan 3.

Rekomendasi perbaikan : Seharusnya developer harus lebih memperhatikan setiap proses yang berhubungan dengan transaksi pemesanan di aplikasi ini. Tidak selamanya pengguna aplikasi hanya melotot pada satu halaman saja. Pasti ada kemungkinan disaat pengguna membuka halaman pizza tracker, ada sms atau ada telepon yang masuk sehingga mau tidak mau pengguna harus meninggalkan halaman tersebut terlebih dahulu.

Severity Rating : 3 = Major Usability Problem (penting untuk diperbaiki, sehingga harus diberikan prioritas tinggi dalam perbaikan).

-----------------------------------------------------------------------------------------

2. Kurang lebih 30 menit dalam proses menunggu.


Awalnya saya mencoba mengganti Regions yang terdapat di menu bar. Setelah aplikasi memunculkan kotak dialog konfirmasi mengenai apakah saya yakin untuk mengganti region, lalu saya pilih OK, sistem langsung memunculkan sign buffering. Tetapi sign tersebut muncul sangat lama tanpa ada kepastian apa yang seharusnya pengguna lakukan agar buffering tersebut berakhir. Bahkan untuk menutup halaman tersebut (dengan memilih button Close yang terdapat di header) pun tidak menghasilkan efek apa-apa.

Rekomendasi perbaikan : Seharusnya sistem menyediakan case tampilkan kotak dialog untuk problem solving bagi pengguna di dalam logika program, agar pada saat proses yang sedang buffering lebih dari 3 menit pengguna tau apa yang seharusnya dilakukan, leave page dan stop process atau wait until the process done.

Severity Rating : 4 = Usability Catastrophe (seharusnya diperbaiki terlebih dahulu sebelum aplikasi dirilis).


Sumber :
http://www.nngroup.com/articles/ten-usability-heuristics/
http://www.nngroup.com/articles/how-to-rate-the-severity-of-usability-problems/
Dominos for iOS

Selasa, 02 Juni 2015

Flexibility and Efficiency of Use - Dominos for iOS

Posted by : Putri Indo Pertiwi | 6.05 am


Selamat pagi,
Pada postingan postingan kali ini (dan akan ada 4 postingan lainnya), saya akan membahas beberapa prinsip Heuristic Evaluation atau disingkat HE menurut Jakob Nielsen yang mungkin belum sepenuhnya diterapkan oleh aplikasi order online salah satu restoran fast food ternama di Indonesia (Domino's Pizza) berbasis iOS, Dominos.

Pada prinsip Flexibility and Efficiency of Use ini, pengguna (baik untuk level pemula ataupun level expert) diharapkan mampu beradaptasi dengan aplikasi yang telah dibangun. Namun, dalam beberapa kali percobaan, saya menemukan beberapa masalah, yaitu :

1. Fitur perubahan bahasa tidak berfungsi sama sekali.


Aplikasi menyediakan fitur untuk merubah bahasa yang digunakan, namun setelah saya mencoba merubah dari English ke Bahasa Indonesia, tidak terjadi perubahan apapun baik pada text body maupun pada judul dan sub-judul. Kalau seperti ini keadaannya, untuk apa aplikasi menyediakan fitur tetapi tidak dapat berfungsi sama sekali?

Rekomendasi perbaikan : Menurut saya, jika memang fitur Languages belum dapat berfungsi sama sekali, sebaiknya tentukan saja apa default language nya dan tidak perlu menyediakan fitur tersebut yang malah memberikan harapan bagi pengguna untuk merubah bahasa text aplikasi.

Severity Rating : 4 = Usability catastrophe (sangat penting untuk diperbaiki sebelum aplikasi ini dirilis).

-----------------------------------------------------------------------------------------

2. Sudah merasa memilih menu, tetapi kok tidak masuk ke cart?


Pada percobaan yang saya lakukan, awalnya saya memilih tab menu Pizza yang berada tepat dibawah header aplikasi, lalu memilih pada satu menu. Kemudian aplikasi menawarkan apakah saya akan Login ke akun saya(apabila saya punya akun), atau membuat akun terlebih dahulu, atau pesan sebagai tamu / order as guest (yang saya anggap ini adalah quick order bagi pengguna yang enggan untuk melakukan Register). Saya memilih order as guest. Kemudian muncul sebuah form isian untuk customer information. Setelah saya mengisi form tersebut dan menekan button Order Preparation , aplikasi malah kembali direct ke halaman pemilihan menu. Saya mencoba periksa cart pemesanan saya dengan memilih menu cart yang berada di bawah halaman, namun ternyata cart saya masih kosong. Padahal saya merasa sudah memesan menu yang saya inginkan sebelumnya. Tentu sebagai pengguna, saya menilai proses pemesanan pada aplikasi ini terlalu bertele-tele.

Rekomendasi perbaikan : Permasalahan penting di dalam order online seperti ini adalah proses transaksi nya. Jika transaksi saja masih rumit, bagaimana bisa proses order online tersebut terjadi? Seharusnya, jika memang pengguna sudah memilih menu, lalu sudah mengisi form data diri pula, alur yang diharapkan terjadi selanjutnya adalah aplikasi menampilkan keterangan detail pemesanan, pengguna menunggu konfirmasi pemesanan via telepon oleh pihak Domino's pizza, lalu menunggu pesanan dirumah. Jika pengguna diharuskan kembali lagi untuk memilih menu, tentu bagi pengguna aplikasi ini terkesan sangat berbelit dalam proses pemesanannya.

Severity Rating : 3 = Major Usability Problem (penting untuk diperbaiki, sehingga harus diberikan prioritas tinggi dalam perbaikan).



Sumber :
Dominos for iOS